navigasi

3 January 2016

Tutorial Sederhana Cara Membuat Contact US Di Blog Wordpress Tanpa Plugin

Membuat Contact US di blog Wordpress.com sebenarnya sangat mudah dilakukan karena di wordPress sudah ada fasilitasnya. Jadi kita tinggal mengaktifkan dan mengedit sesuai dengan kebutuhan.

Contact US di blog berfungsi untuk mengirim pesan secara khusus terhadap admin blog. Dimana komentar atau pertanyaan pengunjung blog tidak ingin diketahui oleh pengunjung atau pembaca lain selain admin blog.
Selain itu Contact US ini berfungsi juga untuk menyampaikan pertanyaan/saran dari pengunjung blog ke admin blog.

Berikut ini tutorial sederhana cara membuat Contact US di blog Wordpress tanpa plugin. Masuk ke dasbor dari https://bloganda.wordpress.com/wp-login.php setelah di dasbor, klik Halaman dan pilih tambah baru (lihat gambar dibawah ini):
Pilih Visual dan Klik Tambahkan Formulir Kontak, setelah kotak dialog sudah tampil, silakan edit semuanya sesuai dengan kebutuhan Anda. Tampilan default Contact US Form di blog Wordpress terdiri dari:

Form Nama (form untuk mengisi nama pengirim pesan).
Form Email (form untuk mengisi alamat email pengirim pesan).
Form Website (form untuk mengisi alamat web pengirim pesan).
Form Komentar (form untuk mengisi isi pesan dari pengirim).

Kalau Form default masih kurang, Anda bisa menambah form lagi caranya klik Tambahkan satu bidang baru. Dan jika Anda ingin menghapus form, klik tanda strip (-) pada sebelah kanan form yang ingin Anda hapus.
Setelah semua sudah sesuai dengan Form Contact US yang kita inginkan, klik Tambahkan formulir ini ke pos saya. Dibawah ini Script dari Contact US Form yang baru saja dibuat:

[contact-form][contact-field label='Nama' type='name' required='1'/][contact-field label='Email' type='email' required='1'/][contact-field label='Website' type='url'/][contact-field label='Komentar' type='textarea' required='1'/][/contact-form]

Klik Terbitkan, Selesai. Hasil Tutorial Contact US Sederhana Bisa Dilihat Disini

27 June 2015

Ciri Ciri Hardisk Yang Akan Rusak

Secara umum ciri ciri hardisk yang akan rusak sebenarnya bisa diprediksi, meskipun sulit bagi kita untuk bisa menebak secara pasti umur dari sebuah hardisk karena pemakain hardisk setiap orang berbeda-beda dan banyak faktor lain yang mempengaruhi umur dari hardisk seperti pemakain yang terus menerus, ketidak stabilan power supply atau sumber daya dan lain-lain.  Tapi alangkah baiknya bila kita tahu ciri ciri sebuah hardisk yang akan rusak jadi kita bisa/sempat membackup data yang ada dihardisk tersebut. Berikut ini ciri ciri hardisk yang akan rusak:

1. Usia, Umumnya hardisk yang diatas 3 tahun bisa dikatakan sudah tua karena biasanya hardisk untuk sebuah netbook/laptop/desktop bisa bertahan sekita 1 sampai 5 tahun(bisa saja lebih dari lima tahun), dua hardisk saya di dua netbook berbeda mati hampir secara bersamaan setelah masuk ke tahun kelima dengan pemakain rata-rata 7 jam perhari. Jadi setelah usia hardisk Anda diatas 3 tahun rajin-rajin lah untuk membackup data sebelum hardisk Anda rusak/mati.

2. Suara Hardisk lebih bising dari biasanya, hardisk yang akan rusak juga akan mengeluarkan suara yang lebih bising dari pada biasanya. Kalau itu terjadi, segeralah backup data Anda dan jangan sampai menunda-nunda untuk membuat data cadangan.

3. Performa Hardisk menurun, bila kita mengopi data dari hardisk ke media lain tapi prosesnya lambat bisa dipastikan performa hardisk Anda menurun dan ini juga salah satu tanda tanda kalau hardisk akan segera rusak.

4. Hardisk kadang di kenali kadang tidak di system windows pada waktu start up, ini adalah ciri ciri terburuk yang menandakan kalau hardisk akan segera rusak. Kalau Anda mengalami ciri ciri hardisk seperti ini, sebaiknya pindahkan segera data dari hardisk tersebut ke media lain. Dan kalau ciri-cirinya sudah seperti ini saya menganjurkan untuk melepas hardisk tersebut dan gunakanlah external kabel usb untuk memindahkan data ke hardisk atau komputer lain. Kalau kita tetap memaksakan untuk membackup data dari komputer tersebut, takutnya nanti proses start up windows tidak sampai selesai dan kita mau tidak mau harus mematikan komputer secara paksa, hal ini secara otomatis memperparah kondisi hardisk yang ada di komputer tersebut.

Demikianlah beberapa ciri ciri hardisk yang  akan rusak menurut pengalaman saya pribadi. Tapi disini saya menganjurkan untuk membackup data secara berkala meskipun hardisk Anda masih baru. Hal ini untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan data penting. Sebenarnya kalau data kita hilang cuma karena kehapus, ini masih mudah bagi kita untuk mendapatkan kembali data-data tersebut pakai software data recovery. Tapi kalau hardisk yang kita miliki mati maka sangat sulit bagi kita untuk mendapatkan data kita kembali (bahkan  bisa saja tidak mungkin).

Dibawah ini gambar ilustrasi hardisk yang kondisinya masih baik:



18 May 2015

Tutorial Sederhana Cara Bikin Related Posts Di Blogger

Related posts adalah beberapa atau sebuah posting yang berhubungan dengan posting yang kita baca. Link-link dari Related posts di blogger tidak muncul secara otomatis di bawah postingan, maka dari itu kita perlu menambahkan script atau widget ke theme blog kita agar supaya link-link yang berhubungan dengan Related Post bisa muncul secara otomatis di setiap akhir postingan.

Berikut ini Tutorial Sederhana Cara Buat Related Posts Di Blogger, tapi karena kita akan mengedit template sebaiknya Anda membackup dulu template yang digunakan, jadi kalau ada masalah nanti bisa di restore kembali.
Login ke blogger dashboard, di sebelah tulisan View blog klik tanda panah kebawah dan klik Template. Disebelah kanan klik Backup/Restore dan kemudian klik Download full template, Pilih Save File terus Klik OK. Klik Close, Selesai.

Kita mulai dengan cara Pertama:
Klik Edit HTML dan cari kode </head> biar lebih mudah cari dengan menggunakan Ctrl+F,
setelah ketemu, copy dan paste Script dibawah ini dan taruh di atas kode </head>

    <script type="text/javascript">
    //<![CDATA[
    var relatedTitles = new Array();
    var relatedTitlesNum = 0;
    var relatedUrls = new Array();
    function related_results_labels(json) {
    for (var i = 0; i < json.feed.entry.length; i++) {
    var entry = json.feed.entry[i];
    relatedTitles[relatedTitlesNum] = entry.title.$t;
    for (var k = 0; k < entry.link.length; k++) {
    if (entry.link[k].rel == 'alternate') {
    relatedUrls[relatedTitlesNum] = entry.link[k].href;
    relatedTitlesNum++;
    break;}}}}
    function removeRelatedDuplicates() {
    var tmp = new Array(0);
    var tmp2 = new Array(0);
    for(var i = 0; i < relatedUrls.length; i++) {
    if(!contains(tmp, relatedUrls[i])) {
    tmp.length += 1;
    tmp[tmp.length - 1] = relatedUrls[i];
    tmp2.length += 1;
    tmp2[tmp2.length - 1] = relatedTitles[i];}}
    relatedTitles = tmp2;
    relatedUrls = tmp;}
    function contains(a, e) {
    for(var j = 0; j < a.length; j++) if (a[j]==e) return true;
    return false;}
    function printRelatedLabels() {
    var r = Math.floor((relatedTitles.length - 1) * Math.random());
    var i = 0;
    document.write('<ul>');
    while (i < relatedTitles.length && i < 20) {
    document.write('<li><a href="' + relatedUrls[r] + '">' +
    relatedTitles[r] + '</a></li>');
    if (r < relatedTitles.length - 1) {
    r++;
    } else {
    r = 0;}
    i++;}
    document.write('</ul>');}
    //]]>
    </script>

Setelah itu cari kode <data:post.body/> biar lebih mudah cari dengan menggunakan Ctrl+F,
Karena biasanya kode tersebut ada dua, maka cari kode <data:post.body/> yang kedua setelah ketemu, copy dan paste Script dibawah ini dan taruh di bawah kode <data:post.body/>

    <b:if cond='data:post.labels'>
    <b:loop values='data:post.labels' var='label'>
    <b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
    <script expr:src='"/feeds/posts/default/-/" + data:label.name + "?alt=json-in-script&amp;callback=related_results_labels&amp;max-results=5"' type='text/javascript'/>
    </b:if>
    </b:loop>
    </b:if>
    <b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
    <br />
    <br />
    <h4>Related Posts</h4>
    <script type="text/javascript">
    removeRelatedDuplicates();
    printRelatedLabels();
    </script>
    </b:if>

Save template. Selesai. Dibawah ini gambar contoh setelah pakai Script Related Post ini:


Cara yang kedua:  yang ini lebih mudah dari cara yang pertama karena cara yang kedua ini hanya pakai widget. Login ke blogger dashboard, di sebelah tulisan View blog klik tanda panah kebawah dan klik Layout.
Scroll kebawah dan klik Add a Gadget (klik add a gadget yang panjang di atas attribution), klik HTML/JavaScript, Title jangan diisi. Copy dan paste kan Script di bawah ini ke Contentnya, lalu klik Save, Selesai.

<script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js" type="text/javascript"></script>
<script src="http://blogger-related-posts.googlecode.com/files/related-posts-widget-1.0.js" type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
relatedPostsWidget({
   'containerSelector':'div.post-body'
   ,'loadingText':'loading...'
});</script>

Selain ada Related Posts di setiap postingan Anda, Script di atas juga akan menambahkan daftar postingan terbaru di setiap halaman blog Anda.